DiTenun

Penghargaan Subroto untuk PT AMMAN untuk Program Pendampingan Tenun Mantar

Artikel/

PT AMMAN Raih Penghargaan Subroto 2024 untuk Program Pelestarian Tenun Mantar 

PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) meraih Penghargaan Subroto 2024 pada bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Mineral Terinovatif kategori Sosial dan Budaya. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai apresiasi atas inovasi program Mantar Berseri, sebuah inisiatif yang bertujuan melestarikan budaya tenun di Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mantar Berseri: Melestarikan Warisan Leluhur 

Program tenun Mantar dijalankan oleh mitra pelaksana program Digital Tenun Nusantara (DiTenun) dengan fokus untuk menghidupkan kembali tradisi tenun yang hampir terlupakan. Sebelum program ini digagas, hanya empat orang sesepuh di Desa Mantar yang mampu mengoperasikan alat tenun tradisional gedogan. Selain itu, motif-motif khas tenun Mantar belum tercatat dengan baik, sehingga sulit untuk diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dalam upaya menyelamatkan tradisi ini, komunitas kelompok tenun yang terdiri dari perempuan muda Mantar dibentuk. Dimulai dengan sembilan orang, kini kelompok tersebut berkembang menjadi 16 penenun yang aktif. Berkat pelatihan yang diberikan, mereka tidak hanya belajar menenun tetapi juga memanfaatkan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM), mengembangkan motif baru, dan memproduksi berbagai produk turunan seperti outer, tumbler, dan gantungan kunci. Perjalanan terbaru seputar pendampingan ini dapat disimak di sini.

Dukungan dan Dampak Ekonomi 

Program tentun Mantar yang diterima Kelompok Tenun Mantar Berseri tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Melalui pelatihan manajemen bisnis, kelompok tenun Mantar Berseri kini mampu meningkatkan omzet hingga Rp 120 juta dan menjangkau pasar di luar daerah. Promosi produk melalui media sosial serta kolaborasi dengan UMKM lokal turut mendukung pertumbuhan ekonomi desa ini.

Selain itu, sinergi antara AMMAN dan pemerintah daerah KSB, termasuk Dewan Kerajinan Nasional Daerah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Pemerintah Desa Mantar, menjadi kunci kesuksesan program ini. Dukungan tersebut membantu dalam penyediaan infrastruktur, peningkatan kapasitas, serta memastikan keberlanjutan program.

Komitmen AMMAN terhadap Pemberdayaan Masyarakat 

Sebagai salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, AMMAN terus berkomitmen untuk menciptakan dampak berkelanjutan melalui inisiatif Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Program sosial seperti Mantar Berseri dirancang untuk mempersiapkan masyarakat agar tetap berdaya pasca operasional tambang. Dengan memanfaatkan potensi lokal, program ini membantu masyarakat mengembangkan usaha kecil dan menyerap tenaga kerja lokal.

Presiden Direktur PT AMMAN, Rachmat Makkasau, menegaskan bahwa penghargaan Subroto ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat lokal dalam mengembangkan program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Penghargaan Subroto Bidang PPM Mineral Terinovatif diberikan kepada perusahaan yang mampu menciptakan program dengan kebaruan, efektivitas, keberlanjutan, serta dampak yang signifikan bagi masyarakat. Keberhasilan AMMAN dalam meraih penghargaan ini menunjukkan bahwa inovasi program Mantar Berseri bukan hanya melestarikan warisan budaya tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Mantar dan sekitarnya.

Pemberitaan selengkapnya tentang penghargaan ini dapat disimak di sini.